Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Geger! Ada Kambing Berkepala Semar

Selasa, 07 Juni 2011

Anak kambing berkepala mirip tokoh pewayangan, Semar, sedang disusui dengan dot.

Sejak tersiarnya kabar ada anak kambing yang lahir dengan bentuk kepala seperti salah satu tokoh pewayangan, Semar, halaman rumah Supanto (35), warga Dusun Keblak, Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu, tak pernah sepi dari warga. Pemandangan itu sudah terjadi sejak dua hari lalu.

Menurut pemiliknya, anak kambing yang lahir secara normal pada hari Minggu (5/6/2011) lalu ini, memiliki keunikan pada bagian kepalanya. "Selain pada dahinya terdapat benjolan, mirip jambul atau kucir rambut, kedua matanya terletak pada satu kelopak mata. Tak hanya itu, rahang bagian bawah juga lebih panjang, dibanding rahang atas," terang Supanto sambil menggendong anak kambing, Selasa (7/6/2011).

Lebih lanjut Supanto menjelaskan, usai dilahirkan anak bayi ini langsung bisa berdiri. Selang satu hari kondisinya lemas karena tidak bisa menyedot susu dari puting induknya, sehingga kurang asupan makanan.

Kini anak bayi yang sempat empat bulan dalam kandungan sebelum dilahirkan ini, setiap hari selalu menjadi tontonan warga. Bahkan dengan sukarela sejumlah warga memerahkan susu dari induk kambing dan memasukkannya ke dalam dot bayi baru kemudian diberikan kepada anak kambing unik ini.

"Saya berniat merawat dan memberikan perhatian lebih pada anak kambing ini, dan tak akan menjualnya," kata Supanto.

9 Pedang Milik Nabi Muhammad SAW. Sangat Menakjubkan!

Ini adalah pedang-pedang yang pernah dipakai oleh Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya untuk berdakwah, jumlah total pedang yang pernah digunakan ada 9 buah :

1. Al Ma’thur
Juga dikenal sebagai ‘Ma’thur Al-Fijar’ adalah pedang yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW sebelum dia menerima wahyu yang pertama di Mekah. Pedang ini diberi oleh ayahnya, dan dibawa waktu hijrah dari Mekah ke Medinah sampai akhirnya diberikan bersama-sama dengan peralatan perang lain kepada Ali bin Abi Thalib.Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 99 cm. Pegangannya terbuat dari emas dengan bentuk berupa 2 ular dengan berlapiskan emeralds dan pirus. Dekat dengan pegangan itu terdapat Kufic ukiran tulisan Arab berbunyi: ‘Abdallah bin Abd al-Mutalib’. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi( Cairo: Hijr, 1312/1992).

2. Al Adb Al-’Adb.
Nama pedang ini, berarti “memotong” atau “tajam.” Pedang ini dikirim ke para sahabat Nabi Muhammad SAW sesaat sebelum Perang Badar. Dia menggunakan pedang ini di Perang Uhud dan pengikut-pengikutnnya menggunakan pedang ini untuk menunjukkan kesetiaan kepada Nabi Muhammad SAW. Sekarang pedang ini berada di masjid Husain di Kairo Mesir. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).

3.Dhu Al Faqar Dhu Al Faqar
Adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan pada waktu perang Badr. Dan dilaporkan bahwa Nabi Muhammad SAW memberikan pedang ini kepada Ali bin Abi Thalib, yang kemudian Ali mengembalikannya ketika Perang Uhud dengan bersimbah darah dari tangan dan bahunya, dengan membawa Dhu Al Faqar di tangannya. Banyak sumber mengatakan bahwa pedang ini milik Ali Bin Abi Thalib dan keluarga. Berbentuk blade dengan dua mata. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).

4.Al Battar Al Battar
Adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari Banu Qaynaqa. Pedang ini disebut sebagai ‘Pedangnya para nabi‘, dan di dalam pedang ini terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi : ‘Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Zakaria AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, Nabi Muhammad SAW’. Di dalamnya juga terdapat gambar Nabi Daud AS ketika memotong kepala dari Goliath, orang yang memiliki pedang ini pada awalnya. Di pedang ini juga terdapat tulisan yang diidentifikasi sebagai tulisan Nabataean. Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 101 cm. Dikabarkan bahwa ini adalah pedang yang akan digunakan Nabi Isa AS kelak ketika dia turun ke bumi kembali untuk mengalahkan Dajjal. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-h i (Cairo: Hijr, 1312/1992). Nama-nama nabi terukir di bilah pedang :



5.Hatf Hatf
Adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari Banu Qaynaqa. Dikisahkan bahwa Nabi Daud AS mengambil pedang ‘Al Battar’ dari Goliath sebagai rampasan ketika dia mengalahkan Goliath tersebut pada saat umurnya 20 tahun. Allah SWT memberi kemampuan kepada Nabi Daud AS untuk ‘bekerja’ dengan besi, membuat baju baja, senjata dan alat perang, dan dia juga membuat senjatanya sendiri. Dan Hatf adalah salah satu buatannya, menyerupai Al Battar tetapi lebih besar dari itu. Dia menggunakan pedang ini yang kemudian disimpan oleh suku Levita (suku yang menyimpan senjata-senjata barang Israel) dan akhirnya sampai ke tangan Nabi Muhammad SAW. Sekarang pedang ini berada di Musemum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade, dengan panjang 112 cm dan lebar 8 cm. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).

6.Al Mikhdham
Ada yang mengabarkan bahwa pedang ini berasal dari Nabi Muhammad SAW yang kemudian diberikan kepada Ali bin Abi Thalib dan diteruskan ke anak-anaknya Ali. Tapi ada kabar lain bahwa pedang ini berasal dari Ali bin Abi Thalib sebagai hasil rampasan pada serangan yang dia pimpin di Syria. Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 97 cm, dan mempunyai ukiran tulisan Arab yang berbunyi: ‘Zayn al-Din al-Abidin’. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).

7.Al Rasub
Ada yang mengatakan bahwa pedang ini dijaga di rumah Nabi Muhammad SAW oleh keluarga dan sanak saudaranya seperti layaknya bahtera (Ark) yang disimpan oleh bangsa Israel. Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 140 cm, mempunyai bulatan emas yang didalamnya terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi: ‘Ja’far al-Sadiq’. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).

8.Al Qadib
Al-Qadib berbentuk blade tipis sehingga bisa dikatakan mirip dengan tongkat. Ini adalah pedang untuk pertahanan ketika bepergian, tetapi tidak digunakan untuk peperangan. Ditulis di samping pedang berupa ukiran perak yang berbunyi syahadat: “Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad Rasul Allah – Muhammad bin Abdallah bin Abd al-Mutalib.” Tidak ada indikasi dalam sumber sejarah bahwa pedang ini telah digunakan dalam peperangan. Pedang ini berada di rumah Nabi Muhammad SAW dan kemudian hanya digunakan oleh khalifah Fatimid. Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Panjangnya adalah 100 cm dan memiliki sarung berupa kulit hewan yang dicelup. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).

9.Qal’a
Pedang ini dikenal sebagai “Qal’i” atau “Qul’ay.” Nama yang mungkin berhubungan dengan tempat di Syria atau tempat di dekat India Cina. Ulama negara lain bahwa kata “qal’i” merujuk kepada “timah” atau “timah putih” yang di tambang berbagai lokasi. Pedang ini adalah salah satu dari tiga pedang Nabi Muhammad SAW yang diperoleh sebagai rampasan dari Bani Qaynaqa. Ada juga yang melaporkan bahwa kakek Nabi Muhammad SAW menemukan pedang ini ketika dia menemukan air Zamzam di Mekah. Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 100 cm. Didalamnya terdapat ukiran bahasa Arab berbunyi: “Ini adalah pedang mulia dari rumah Nabi Muhammad SAW, Rasul Allah.” Pedang ini berbeda dari yang lain karena pedang ini mempunyai desain berbentuk gelombang. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).

Panca Indera Manusia Sebenarnya ada 9

Senin, 06 Juni 2011


1.penglihatan = Penglihatan adalah kemampuan otak dan mata untuk mendeteksi gelombang elektromagnetik dalam rentang yang terlihat (cahaya) dan proses itu di sebut "penglihatan"

2.pendengaran = Pendengaran adalah kemampuan dalam merasakan suara. Dan suara menyebarkan getarannya melalui media seperti angin. Dan proses ini di sebut "pendengaran"

3.penciuman = Penciuman adalah kemampuan mencium sesuatu melewati hidung kita. Dan proses ini di sebut "Penciuman"

4.rasa = Rasa adalah kemampuan mengetahui rasa yang terjadi pada lidah kita, dan ada 4 rasa yang ada di lidah kita manis, garam, asam, dan pahit. Dan proses ini di sebut rasa

5.Sentuhan = Sentuhan adalah kemampuan mengetahui sentuhan yang biasanya ada di kulit kita, namun tidak hanya di kulit. Dan proses ini di sebut "Sentuhan"

6.Equilibrioception, atau rasa seimbang = Seimbang adalah pengertian yang memungkinkan suatu organisme untuk merasakan gerakan tubuh, arah, dan kecepatan, dan untuk mencapai dan memelihara keseimbangan dan keseimbangan postural.

7.Nociception, atau rasa sakit = Rasa sakit adalah kemampuan merasakan sakit di sekujur tubuh kita. Rasa sakit di bagi 3 yaitu cutaneous (kulit), somatic (sendi dan tulang), visceral (organ tubuh)

8.Proprioception, atau Kesadaran Tubuh =
Kesadaran tubuh tidak datang dari organ tertentu, tetapi dari sistem saraf secara keseluruhan. Input berasal dari reseptor sensoris sentuhan yang berbeda dari reseptor - saraf dari dalam tubuh daripada di permukaan. Kemampuan Kesadaran tubuh dapat dilatih, seperti dapat setiap aktivitas motorik. contoh, Tanpa kesadaran tubuh, supir tidak akan mampu untuk menjaga mata mereka di jalan saat mengemudi, karena mereka perlu memperhatikan posisi tangan dan kaki mereka saat bekerja pedal dan kemudi.

9.Thermoception, atau Temperatur = Thermoception adalah rasa panas dan tidak adanya panas (dingin) dengan kulit dan bagian lainnya.

Foto Gadis M4ndi Dengan Naga Gegerkan Sumatera Utara



Warga Prabumulih dan sebagian Muaraenim, Sumatera Selatan sejak beberapa hari terakhir heboh. Beredar foto seorang gadis warga Desa Negeri Agung Kecamatan Rambang Muaraenim mandi bersama sesuatu yang mirip seekor naga.

Kehebohan itu terjadi setelah sebuah gambar beredar dari satu ponsel ke ponsel lain. Dalam gambar yang diduga diambil menggunakan ponsel oleh pemiliknya, terlihat jelas seekor ular mirip naga sedang berenang di belakang tubuh gadis tersebut.

Gadis yang saat mandi masih menggunakan kaos lengkap berwarna hijau bermotif love kecil di bagian depannya itu tidak menyadari kemunculan seekor naga disekitar sungai tersebut.

Apalagi saat itu ia bersama teman-temannya sedang asyik mandi. Saat foto diambil sang gadis tidak melihat kehadiran naga tersebut. Naga dengan ukuran yang tidak terlalu besar seperti direkayasa selama ini tampak asyik berenang menuju pinggiran.

Dalam foto hasil jepretannya itu, terlihat jelas seekor ular mirip naga yang memiliki warna tubuh hitam kebiru-biruan dan sedikit ditumbuhi bintik-bintik (tanda bulat) berwarna merah muda di sekujur tubuh.

Sayang, dalam foto itu tidak tampak foto penuh sang naga. Hanya terlihat sebagian badan dan ujung ekornya saja. Pada bagian kepalanya terdapat sebuah mahkota (tanduk) berwarna kuning

keputih-putihan. Begitupun pada bagian moncong hidung dan mulutnya penuh ditumbuhi kumis tipis dan dihiasi warna yang sama dengan tanduknya.

Belum diketahui siapa gadis dalam foto tersebut. Namun berdasarkan cerita masyarakat dari mulut ke mulut, gadis dengan ciri berambut panjang, berkulit putih dan beralis tebal itu adalah warga desa setempat.

"Foto itu diambil sewaktu ia mandi dengan beberapa temannya disalah satu bantaran Sungai Senuling tidak jauh dari desa," kata Paryanto (37), warga sekitar.

Hasilnya, foto warga Desa Negeri Agung, Kecamatan Rambang itu menjadi buah bibir dan membuat gempar warga Prabumulih dan Muaraenim. Penampakan seekor naga kembali dikaitkan warga pada cerita rakyat Daerah Rambang.

Menurut Paryanto, berdasarkan cerita rakyat naga itu merupakan jelmaan salah seorang warga keturunan Rambang yang dikutuk menjadi naga.

Kutukan terjadi setelah ia menemukan telur besar di tepi sungai. Telur itu diam-diam di makan tanpa sepengetahuan keluarganya. Usai memakan telur, terjadi perubahan dalam tubuhnya hingga membentuk seekor naga. Hingga tujuh hari proses itu terjadi hingga membentuk tubuh naga yang lengkap.

Oleh karena bingung, akhirnya pihak keluarga melepaskan naga itu ke sungai. Bahkan keluarga membangunkan sebuah sarang tak jauh dari pinggir sungai. "Sampai sekarang sarang itu masih ada," ujarnya.

Bahasa Tubuh Pria Bila Berbohong


Jangan mudah tertipu dengan rayuan seorang pria. Ketika seorang pria mencoba melarikan diri dengan kebohongan yang dibuatnya, gerakan tubuhnya bisa menjadi tanda.
Untuk itu, Anda perlu tahu bahasa tubuh pria, saat ia berkata tak jujur. Seperti dikutip dari laman cosmopolitan.com, berikut bahasa tubuh pria yang menandakan si dia sedang berbohong:

Melihat ke atas ke arah kiri
Ketika Anda bertanya sesuatu padanya, atau dia ingin menjelaskan sesuatu pada Anda, perhatikan ke arah mana dia melihat. Menurut pakar bahasa tubuh, Janine Driver, jika matanya memandang ke atas ke arah kanan, itu menandakan ia sedang mengingat informasi dari memorinya. Tapi, bila matanya ke atas ke arah kiri, ada kemungkinan si dia sedang merangkai jawaban palsu.

Tiba-tiba meletakkan tangan di saku
Telapak tangan terbuka biasanya menunjukkan kenyamanan dan keterbukaan. "Jadi, ketika berbohong, si dia secara alami merasa perlu menyembunyikan telapak tangannya," kata Patti Wood, penulis 'Success Signals: A Guide to Reading Body Language'. "Dia juga dapat menyembunyikan telapak tangannya di punggung, atau menutupi telapak tangannya di saku celana atau dengan benda seperti telepon genggam.”

Mengangkat salah satu atau kedua bahu
Hati-hati, jika ia melakukan hal ini sambil melontarkan pernyataan definitif, seperti 'Aku tidak pernah nonton berdua dengan dia', sambil mengangkat bahu. Itu adalah caranya untuk meyakinkan lawan bicaranya agar percaya pada pernyatannya. "Perilaku ini dilakukan untuk menghindari rasa bersalah,” kata Driver.

Menggunakan jari telunjuk untuk menggosok hidung
"Tanda ini biasanya ditunjukkan pria yang tidak biasa berbohong, sehingga mereka merasa menyesal. Setelah bicara, dia akan menyentuh wajahnya dengan cara sedikit menyembunyikan mulutnya seakan dia tidak percaya dengan apa yang baru saja keluar dari mulutnya," kata Wood.

FOTO2 Narsis POLISI

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/

http://faktabukanopini.blogspot.com/